oleh

Akademisi : “Kekecewaan Nasabah Bisa Berpotensi Terjadinya Rush Money Di Bank Mandiri Ciamis”

Foto : Akademisi Universitas Galuh Ciamis, H. Aan Anwar, S.IP., M.Si

www.buletinindonesianews.com
CIAMIS, — Akademisi Universitas Galuh Ciamis, H. Aan Anwar, S.IP., M.Si menilai kebijakan Bank Mandiri Ciamis dalam melayani nasabahnya seharusnya memperhatikan unsur sosial dan rasa kemanusiaan, Nasabah menyimpan uang di Bank itu karena  yang utama adalah percaya dengan Bank tersebut.

Aan menilai Pelayanan Bank yang tidak memuaskan kepada Nasabah bisa berdampak pada krisisnya kepercayaan. “Kalau sudah krisis kepercayaan, maka bisa menimbulkan kepanikan sehingga menyebabkan terjadinya Rush Money. Jadi, Rush Money bisa terjadi di Bank Mandiri Ciamis” papar Aan kepada Wartawan Sabtu, (17 Juli 2021).

Aan menegaskan Bank Rush Money bisa menyebabkan kehabisan aliran dana sekaligus dalam waktu bersamaan. Bank mengalami krisis uang tunai, sehingga mengacaukan sistem perbankan. Jika bank tidak lagi punya uang tunai untuk ‘diputar.’ Akhirnya terpaksa meminjam ke Bank Indonesia (BI) atau malah pemerintah ikut menanggung beban untuk menutup kekurangan dana tunai.

Berita Terkait : Akan Ada Aksi Massa Ke Bank Mandiri Ciamis

“Jadi, kekecewaan Nasabah Bank Mandiri ini bisa berdampak luar biasa pada sistem perbankan” ujarnya

Lebih jauh Aan menegaskan, Rush Money adalah menarik uang tunai di bank yang dilakukan serentak atau bersamaan oleh masyarakat dan dalam jumlah besar. Hal ini selalu muncul ketika kondisi ekonomi negara sedang terombang ambing. Menurutnya, terjadinya krisis kepercayaan di Bank Mandiri Ciamis akibat kekecewaan Nasabah bisa berpotensi teejadinya Rush Money.

Aan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Galuh Ciamis berharap Bank Mandiri Ciamis harus meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat. “Lebih bijak memperlakukan Nasabah ditengah sulitnya ekonomi akibat Pandemi Covid-19” paparnya.

Aan juga berharap polemik antara Nasabah dan Bank Mandiri ini bisa segera selesai dan menemui titik terang agar semua kondusif. *(Agus Firman)

Berita Terkait