Anggaran Gordeng Tembus Rp 48,7 Miliar untuk Rumah Jabatan Anggota DPR?

Ilustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009)
Ilustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009)

Ia mengatakan, tidak sedikit anggota Dewan yang meminta ada penggantian gorden karena suasana dalam rumah dapat terlihat dari luar akibat tak ada gorden.

“Sebagian anggota ada yang membeli secara pribadi dan itu memang sangat tidak layak untuk gorden sebuah rumah yang bisa menutup pandangan dari luar ” kata Indra.

Aspal dan AC

Selain gorden, DPR juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk pelapisan aspal di Kompleks Parlemen dan Rp 3,03 miliar untuk pengadaan AC di rumah jabatan anggota Dewan.

Indra menjelaskan, pengadaan aspal berkaitan dengan penyelenggaraan pertemuan parlemen negara G20 atau P20 agar suasana di Kompleks Parlemen tampak lebih rapi.

Indra menyebutkan, banyak bidang jalan yang harus diaspal karena cukup banyak yang sudah tergerus, berlubang, serta tergenang air saat hujan.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandad memberikan keterangan pers mengenai pengadaan gorden untum rumah jabatan anggota DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/3/2022

Luas bidang yang akan diaspal sebesar 85.300 meter persegi dengan penggunaan aspal sebanyak 7.100 ton.

“Pada awal Oktober itu akan hadir sekitar 40 ketua parlemen dunia hadir di sini, untuk mempersiapkan ke sana, tentu kami akan merapikan semua tampilan-tampilan DPR mulai dari pintu gerbang, taman, dan semua jalan-jalan,” kata Indra.

Sementara, rencana pengadaan AC disebut sudah diusulkan sejak lama tapi baru dapat dipenuhi pada tahun 2022.

Indra menyebutkan, sebagian besar AC di ruang keluarga rumah jabatan anggota Dewan sudah tidak berfungsi dengan baik.

“Karena umurnya sebenarnya sudah lebih dari 8 tahun rata-rata,” ujar Indra. Urgensi dipertanyakan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.