oleh

“Dampak Sosial PPKM Darurat” Kapolres Ciamis Pastikan Tidak Ada Pergerakan Massa

www.buletinindonesianews.com

CIAMIS, Jabar —   Kapolres Ciamis memastikan tidak akan ada pergerakan massa akibat dampak pelaksaan PPKM Darurat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 seperti penyekatan jalan hingga pembatasan aktivitas usaha para pedagang kecil. Kamis (15/07/21)

Walaupun penerapan PPKM Darurat ini menuai pro dan kontra, namun Kapolres tetap optimis bahwa masyarakat Ciamis lebih cepat memahami kebijakan PPKM Darurat ini adalah untuk kebaikan semuanya.

Suasana penyekatan jalan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa barat ini sudah memasuki hari ke 16. Pembatas aktivitas juga dilakukan mulai dari instansi pemerintah, swasta hingga pedagang-pedagang kecil.

Pro dan Kontra Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Kabupaten Ciamis pun terus terjadi terutama di sejumlah Media Sosial.

Kendati demikian, Kapolres Ciamis AKBP. Wahyu Broto tetap yakin bahwa dibalik pro kontra kebijakan PPKM Darurat ini tidak berpotensi terjadinya pergerakan massa.

Kapolres meyakini bahwa pendekatan persuasif untuk diberikan pengertian kepada masyarakat Ciamis sangat diterima sehinga lebih mudah memahami tujuan diberlakukannya PPKM Darurat ini sampai tanggal 20 Juli 2021. Keterlibatan Polres Ciamis dalam melaksanakan PPKM Darurat ini, juga tak luput dari perhatian kepada masyarakat yakni dengan membantu meringankan beban masyarakat melalui bhakti sosial, baik yang terpapar Covid-19 maupun  masyarakat Ciamis yang kurang mampu. (Redaksi)

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

Berita Terkait