oleh

Dilema Covid 19, Begini Strategi Gerilya Mengajar Dunia Pendidikan Ciamis

CIAMIS, Jabar —Tahun pelajaran baru 2021/2022 di dunia pendidikan dasar dan menengah telah mulai terhitung tanggal 20 Juli 2021.
Namun, ancaman Pandemi Covid 19 yang masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir menjadi dilema dalam dunia pendidikan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Ditemui diruang kerjanya belum lama ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, DR. Asep Saeful Rahmat, S.IP., M.Si mengatakan pembelajaran di tahun pelajaran baru ini dilakukan secara daring hingga 28 Agustus 2021.

Berita Terkait : Bupati Ciamis Usulkan P3K untuk Guru Honorer 2021


Untuk teknisnya, Asep menjelaskan kelas 3 (tiga) sampai kelas 6 (enam) Sekolah Dasar  hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP)  pembelajaran dilakukan secara  daring yaitu mobile teacher. Sedangkan untuk  kelas 1 (satu) dan 2 (dua)  Sekolah Dasar,  pembelajaran dilakukan dengan gerilya mengajar yaitu Home Visit yaitu satu guru satu anak dengan waktu pembelajaran maksimal 1 jam.

Asep menambahkan,  untuk kebutuhan anggaran selama pembelajaran Daring yang sekolah bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seperti biaya  transportasi, belanja masker, hand sanitizer dan kegiatan lainnya yang terkait dengan Covid 19. “Hal ini sesuai Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021” paparnya.

Lebih jauh, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis mengatakan dilema yang dialami dunia pendidikan Ciamis selain akibat Pandemi Covid-19 adalah kekurangan tenaga guru yang mencapai 4 (empat) ribu lebih. (**Agus Firman)

Berita Terkait