oleh

Proyek Drainase Yang Trending Sorotan Ternyata Milik Pihak DPRKP Sampang

www.buletinindonesianews.com

Sampang, Jatim —  Proyek perbaikan drainase di jalan Pramuka tanpa papan nama atau lebih sering disebut proyek siluman, dengan mengabaikan hak publik tentang keterbukaan informasi. Jelas melanggar Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan. 

Dalam pemberitaan sebelumnya pelaksana pekerjaan tersebut belum pernah menampakan serta tidak ada pengakuan dari pihak manapun. Namun awak media mendengar informasi bahwa pekerjaan tersebut berupa Dana Pemeliharaan yang diturunkan oleh DPRKP Kabupaten Sampang. Dan pelaksananya diduga oknum pegawai di kantor terkait.

Saat dikonfirmasi Senin, 09 Agustus 2021 Abdul Rokip, Kabid Kawasan Permukiman membenarkan bahwa pekerjaan tersebut milik DPRKP.

” Iya benar mas, itu pekerjaan swakelola kantor, dan untuk pengadaan bahannya di CV kan, pekerjaan tersebut dilaksanakan swakelola dan kontraktual” katanya.

“Untuk tukang pengerjaan adalah kantor yang menyediakan, pengadaan bahannya di CV kan. Bukan oknum karyawan pelaksananya”, dalihnya sembari tampak bingung menjawab.

“Yaitu CV. ISTANA AZRIL untuk pengadaan bahannya, imbuh Abdul Rokip. Sedangkan untuk papan informasi tidak ada di RAB”, pungkasnya.

Menurut perwakilan DPD LPK Jawa Timur yang sempat menanggapi di pemberitaan sebelumnya pada Jum’at (06/08/2021), sangat tidak sepakat dengan penyataan yang disampaikannya oleh Abdul Rokib Kabid Kawasan Permukiman itu.

Mana ada suatu pekerjaan proyek yang tidak memasang papan nama pelaksana, terkecuali diduga ada maksud tertentu untuk menutupi sesuatu.

“Jika di RAB memang tidak tercantum lah”, ungkap Handre singkat sembari tersenyum kecil.

(dRe)

Editor : Neneng Tsamrotussa’adah

Berita Terkait