DMT News – Perbaikan Jalan Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 185,43 km/ 15,07 persen dari total 1.230,47 km jalan di Kabupaten Tasikmalaya mengalami kerusakan berat. Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPU-TRPR-KPLH) terus melakukan perbaikan di berbagai ruas jalan sepanjang tahun ini.
Salah satu upaya perbaikan adalah rekonstruksi jalan dengan paket pekerjaan penanganan long segment atau pemeliharaan rutin dan berkala. Misalnya, rekonstruksi jalan di ruas Cireundeu-Cihanura, Kecamatan Bojonggambir, yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat sebesar Rp 7,4 miliar dan berlangsung selama 180 hari sejak 26 Februari lalu.
Romi Gardara ST, Kepala Bidang Jalan DPU-TRPR-KPLH Kabupaten Tasikmalaya, menjelaskan bahwa dari total panjang jalan kabupaten, 729,18 kilometer atau 59,26 persen dalam kondisi baik, sementara 189,9 kilometer atau 15,43 persen dalam kondisi sedang. Jalan yang rusak ringan sepanjang 125,96 kilometer atau 10,24 persen, dan yang rusak berat sepanjang 185,43 kilometer atau 15,07 persen.
Untuk mencapai kondisi jalan yang baik di tahun 2024, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 217 miliar lebih. Namun, anggaran yang tersedia tahun ini dari pusat, provinsi, dan daerah hanya sebesar Rp 115 miliar lebih. Oleh karena itu, masih diperlukan tambahan dana yang signifikan untuk menangani kerusakan jalan.
Romi menyebut beberapa opsi pendanaan yang dapat diusulkan. Pertama, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digunakan untuk program prioritas nasional, seperti pembangunan jalan, irigasi, sanitasi, air minum, dan perumahan. Kedua, dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk peningkatan kualitas layanan dasar bidang pekerjaan umum. Ketiga, dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialokasikan berdasarkan pendapatan bea keluar pungutan ekspor kelapa sawit dan produk turunannya.
Selain itu, ada anggaran dari Instruksi Presiden (Inpres) untuk pembangunan jalan daerah yang terhubung dan terintegrasi dengan kawasan industri, pariwisata, perkebunan, dan pertanian. Usulan anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Barat juga diharapkan dapat mendukung perbaikan jalan di Kabupaten Tasikmalaya.
Pada tahun 2024, penanganan dilakukan di 93 ruas jalan di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala, dan pemeliharaan rutin. Salah satu proyek yang sedang berlangsung adalah rekonstruksi jalan Cireundeu-Cihanura di Kecamatan Bojonggambir.
Wildan, fungsional pada Bidang Jalan DPU-TRPR-KPLH Kabupaten Tasikmalaya, menambahkan bahwa kegiatan rekonstruksi juga dilakukan di long segment Cikatomas-Cimedang dan beberapa ruas lainnya, seperti Gununganten-Pamijahan, Gunungsari-Cipanas, Guranteng-Leuwihalang, Pasirgintung-Lengkobarang, Sindangreret-Cidadap, Taraju-Sodonghilir, dan Puspahiang-Mandalasari.